CILEGON – Persaingan mendapatkan Beasiswa Cilegon Juare 2026 semakin ketat. Pemerintah Kota Cilegon mencatat sebanyak 1.452 mahasiswa telah mendaftarkan diri dalam program bantuan pendidikan tersebut.
Jumlah pendaftar itu hampir dua kali lipat dibandingkan kuota penerima yang disiapkan Pemkot Cilegon tahun ini, yakni sebanyak 763 mahasiswa.
Setelah masa pendaftaran berakhir, pemerintah daerah kini memasuki tahapan verifikasi dan validasi data. Seluruh berkas pendaftar diperiksa sebelum nama penerima ditetapkan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Cilegon, Rahmatullah, mengatakan proses verifikasi dilakukan oleh tim teknis Panitia Seleksi (Pansel).
“Tadi itu 1.452 terakhir, dan hari ini sedang dilakukan verifikasi oleh tim teknis Pansel,” kata Rahmatullah.
Proses seleksi tidak hanya dilakukan oleh satu perangkat daerah. Pansel Beasiswa Cilegon Juare melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan pengecekan terhadap data calon penerima.
Rahmatullah mengatakan tim tersebut melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), serta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
“Tim Pansel sendiri lintas, isinya Disdukcapil atau DKCS, Dinsos dan Disnaker,” ujarnya.
Keterlibatan lintas OPD tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi untuk memastikan calon penerima memenuhi persyaratan program.
Pemkot Cilegon menyediakan tiga kategori Beasiswa Cilegon Juare 2026, yakni beasiswa prestasi, keluarga kurang mampu, dan kelompok afirmasi. Kelompok afirmasi mencakup mahasiswa dari kelompok disabilitas, yatim/piatu, maupun anak panti asuhan atau LKS.
Dari 1.452 pendaftar, hanya 763 mahasiswa yang akan ditetapkan sebagai penerima berdasarkan kuota yang telah disiapkan dalam perencanaan anggaran.
“Yang akan diterima 763, kalau sesuai dengan perencanaan anggaran,” kata Rahmatullah.
Dengan jumlah tersebut, terdapat selisih 689 pendaftar yang tidak masuk dalam kuota penerima apabila jumlah akhir penerima tetap 763 mahasiswa.
Meski demikian, pembagian penerima berdasarkan masing-masing kategori belum ditentukan. Pemerintah masih menunggu hasil verifikasi untuk melihat komposisi pendaftar pada setiap kategori.
“Untuk kuota masing-masing kategori masih belum. Nanti kalau sudah diverifikasi oleh kita baru kita sampaikan ke Ketua Pansel, karena tergantung pendaftaran juga,” jelasnya.
Program Beasiswa Cilegon Juare merupakan salah satu program Pemkot Cilegon untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bantuan pendidikan tinggi.
Pada 2025, jumlah penerima tercatat sebanyak 511 mahasiswa. Tahun ini jumlah kuota meningkat menjadi 763 penerima.
Setelah seluruh tahapan verifikasi dan seleksi selesai, nama mahasiswa yang dinyatakan lolos akan diumumkan kepada masyarakat.
Rahmatullah memperkirakan pengumuman penerima dilakukan pada awal Oktober.
“Setelah masuk atau diterima akan diumumkan lewat media, kemungkinan sekitar minggu pertama bulan Oktober, 5-6,” ujarnya.
Sementara berdasarkan portal resmi SICERDAS Kota Cilegon, tahapan verifikasi dijadwalkan berlangsung hingga 9 Oktober 2026, sedangkan pengumuman hasil seleksi tercantum pada 19 Oktober 2026.
Dengan jumlah pendaftar yang mencapai 1.452 orang dan kuota 763 mahasiswa, proses verifikasi menjadi tahap penting sebelum Pemkot Cilegon menetapkan penerima Beasiswa Cilegon Juare 2026. (*)
Pemerintah
| 16 June 2026
..