CILEGON ā Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, mengingatkan para kepala sekolah agar mengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan tidak akan mentoleransi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pendidikan tersebut.
Peringatan itu disampaikan Fajar usai mengukuhkan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) promosi serta melakukan penandatanganan serah terima jabatan kepala sekolah di Aula Setda Kota Cilegon, Rabu (21/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Fajar mengukuhkan sebanyak 21 kepala sekolah, terdiri dari dua kepala SMP Negeri dan 19 kepala SD Negeri. Menurutnya, jabatan kepala sekolah tidak hanya menuntut kemampuan memimpin proses pembelajaran, tetapi juga tanggung jawab dalam tata kelola keuangan yang akuntabel.
āDari catatan setiap tahun saya yakin juga semua OPD juga mengarahkannya terutama Inspektorat selalu mengawasi, kepala dinas pendidikannya juga mengawasi, mengingatkan juga,ā kata Fajar.
Ia menekankan bahwa pengelolaan dana BOS telah memiliki aturan yang jelas dan setiap tahunnya menjadi objek pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Oleh karena itu, setiap catatan hasil audit harus ditindaklanjuti secara serius.
āDan kita juga setiap tahun ada audit dari BPK itu catatannya ngga boleh hanya dihiraukan saja, cara pengelolaan sudah diatur, ada aturannya, tolong diingatkan lagi,ā ujarnya.
Selain itu, Fajar mendorong adanya pembaruan pengetahuan secara berkala bagi operator BOS maupun kepala sekolah agar kesalahan administrasi tidak terus berulang.
āNanti kan selalu ada refresh yah. Bu Heni pernah menyampaikan ke saya ada refresh-refresh pak buat operator BOS. Dan kepala sekolah untuk mengelola BOS itu ada lagi aturannya dan itu ada refresh nya ngingetin lagi bahwa ini caranya seperti ini. Sehingga kesalahan yang sama tidak terulang terulang terulang terus,ā tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menjelaskan bahwa rotasi dan promosi kepala sekolah merupakan hal yang lumrah, seiring banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun.
ā19 SD dan 2 untuk SMP. Ada 2 lagi (Plt). Bulan depan juga ada yang pensiun. Di 2026 ini ada lagi rotasi promosi. Ada 500 setahunnya pensiun guru, tahun ini 100 guru,ā ucapnya.
Terkait pengelolaan dana BOS, Heni mengakui adanya temuan BPK pada tahun anggaran sebelumnya. Namun, ia memastikan seluruh temuan tersebut telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi.
āKalau pengelolaan dana BOS tahun lalu kita menjadi pembelajaran memang ada temuan. Memang temuannya belanja listrik ada kelebihan membayar harus dikembalikan. Nah sudah 100 persen dikembalikan. Insyaallah untuk tahun ini tidak akan ada lagi terjadi hal-hal yang tahun lalu menjadi temuan BPK,ā ungkapnya.
Heni pun berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya serta mampu menjadi pemimpin yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan peserta didik.
āKami berharap yang hari ini menerima promosi mampu memimpin dengan visi keteladanan, menguatkan peran guru sebagai pendidik profesional, menghadirkan iklim kolaboratif dan inklusif dan menempatkan kepentingan peserta didik sebagai pusat kebijakan dan keputusan,ā ujarnya. (MJ/red)
Pemerintah
| 30 January 2026
..