Kanal Fakta / Berita / Pemerintahan

Thomas Djiwandono Resmi Dilantik Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia

Nasional - 2026-02-09 21:22:00
Ditulis Oleh : Redaksi
Thomas Djiwandono Resmi Dilantik Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono

JAKARTA – Thomas A.M. Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan 2026–2031 dalam sebuah upacara di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Senin (9/2/2026). Prosesi dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto.

“Saya berjanji bahwa saya akan melakukan tugas dan kewajiban Deputi Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Thomas saat pengambilan sumpah jabatan. “Saya berjanji bahwa saya akan setia terhadap negara, konstitusi, dan haluan negara,” tambahnya dalam sumpah yang diucapkan di hadapan para tamu undangan.

Thomas Djiwandono menggantikan Juda Agung, yang mengundurkan diri dari jabatan Deputi Gubernur BI pada awal Januari lalu. Pengangkatan Thomas dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10/P Tahun 2026, setelah ia melalui serangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.

Dalam kesempatan terpisah saat uji kelayakan di DPR, Thomas menegaskan komitmennya terhadap independensi bank sentral dan koordinasi kebijakan. Ia menyampaikan apresiasi kepada DPR RI atas proses seleksi yang dijalankan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambut baik pelantikan ini. Ia berharap sinergi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia akan semakin kuat. “Lebih gampang lagi (nanti komunikasinya),” kata Purbaya sambil bercanda usai acara, sekaligus berharap Thomas dapat berperan dalam mengembangkan kebijakan ekonomi nasional ke depan.

Susunan terbaru Dewan Gubernur Bank Indonesia juga telah dirilis oleh BI, di mana Thomas bergabung bersama Gubernur Perry Warjiyo, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti, serta Deputi Gubernur lainnya.

Pelantikan ini terjadi di tengah perhatian publik dan pelaku pasar terhadap komitmen Bank Indonesia dalam menjalankan mandatnya menjaga stabilitas nilai rupiah, inflasi, dan perekonomian nasional secara independen. (red)

flash info
Download Gambar