CILEGON ā Tantangan terbesar organisasi politik saat ini adalah membangun kedekatan dengan generasi muda, khususnya generasi Z dan milenial. Tantangan ini dinilai krusial mengingat peta demografi politik saat ini menempatkan anak muda sebagai pemegang suara mayoritas dalam sistem demokrasi Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI, Tb Iman Ariyadi, usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) SOKSI Banten, Minggu (14/6). Dalam Musda tersebut, Robinsar secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Provinsi Banten.
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), kelompok pemilih dari generasi muda (Gen Z dan milenial) memang menjadi penentu utama arah politik ke depan, di mana proporsi mereka mendominasi hingga sekitar 55 persen hingga 60 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) nasional. Fenomena ini disadari betul oleh elit politik sebagai sebuah dinamika yang harus direspons cepat agar tidak terjadi apatisme politik di kalangan muda.
Menurut Tb Iman, seluruh partai politik saat ini menghadapi tantangan yang sama dalam menjaga kepercayaan generasi muda terhadap sistem demokrasi.
"Ini menjadi tantangan semua partai politik, tidak hanya Golkar. Harapannya pendekatan politik perilaku terutama dari para elite bisa lebih dekat dengan Gen Z dan milenial," katanya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, SOKSI Banten kini menaruh harapan besar pada figur kepemimpinan baru. Kehadiran Robinsar yang juga dikenal sebagai tokoh muda potensialāyang saat ini mengemban amanah sebagai Wali Kota Cilegonādinilai menjadi angin segar sekaligus langkah strategis bagi organisasi.
Tb Iman menilai kehadiran Robinsar yang berasal dari kalangan generasi muda dapat menjadi jembatan komunikasi antara organisasi politik dengan kelompok pemilih muda yang jumlahnya semakin dominan.
"Pak Robinsar yang merupakan representasi generasi muda diharapkan bisa menjadi jembatan agar sistem demokrasi tidak ditolak oleh Gen Z dan milenial," ujarnya.
Selain berfokus pada pendekatan pemilih muda, Tb Iman menjelaskan Musda SOKSI Banten merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar. Menurutnya, konsolidasi menjadi langkah penting untuk memperkuat peran SOKSI dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
"Ini bagian dari konsolidasi organisasi SOKSI. Harapannya sebagai organisasi pendiri Partai Golkar, SOKSI ikut memperkuat kemenangan Golkar pada kontestasi yang akan datang. Penopang Golkar ini harus kuat dan terus melakukan konsolidasi," tuturnya.
Di akhir penjelasannya, ia berharap kepengurusan baru SOKSI Banten mampu menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan generasi muda sekaligus memperkuat kontribusi organisasi terhadap pembangunan demokrasi di Indonesia. (red)
Pemerintah
| 12 June 2026
..