Kanal Fakta / Berita / Pemerintahan

Robinsar Percepat Normalisasi Kali Cibeber untuk Atasi Banjir

Pemerintah - 2026-06-24 18:35:00
Ditulis Oleh : Redaksi
Robinsar Percepat Normalisasi Kali Cibeber untuk Atasi Banjir

Robinsar saat meninjau sungai di Kecamatan Cibeber

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon bergerak cepat melakukan normalisasi dan pelebaran Kali Cibeber sebagai upaya mengatasi persoalan banjir yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Penanganan dilakukan setelah Wali Kota Cilegon Robinsar meninjau langsung kondisi sungai bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna mengatakan, pekerjaan normalisasi dan pelebaran sungai dilakukan sepanjang kurang lebih 130 meter.

“Pak Wali datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil pembahasan tim teknis bersama kecamatan, lurah, Kapolsek, dan RW setempat, disepakati pertama membereskan puing-puing sisa bongkaran bangunan liar yang berada di bantaran sungai,” katanya.

Menurut Dendi, salah satu penyebab utama banjir di kawasan tersebut adalah penyempitan badan sungai akibat bangunan liar serta sedimentasi yang cukup tinggi.

Karena itu, selain membersihkan material sisa bangunan, pemerintah juga melakukan pelebaran sungai yang sebelumnya hanya memiliki lebar sekitar 5 hingga 6 meter.

“Sekarang kita lebarkan menjadi 8 sampai 9 meter, bahkan ada yang mencapai 12 meter tergantung kondisi di lapangan. Target kami dalam lima hari kerja seluruh pekerjaan pembongkaran dan pelebaran sungai ini selesai,” ujarnya.

Selain pelebaran, normalisasi dilakukan dengan mengeruk sedimentasi yang selama ini mengurangi kapasitas tampung aliran air.

Dendi menjelaskan, ketebalan sedimentasi di beberapa titik mencapai 2 hingga 3 meter sehingga perlu dilakukan pengerukan untuk memperlancar aliran sungai.

“Sedimentasi di lokasi mencapai sekitar 2 sampai 3 meter. Jadi tahapannya pertama mengangkut material, kedua pelebaran sungai, dan ketiga normalisasi aliran sungai,” tuturnya.

Setelah pekerjaan normalisasi selesai, Pemerintah Kota Cilegon berencana melanjutkan pembangunan turap penahan tanah (TPT) serta melakukan penataan kawasan bantaran sungai menjadi ruang terbuka hijau.

Menurut Dendi, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar Kali Cibeber.

Ia menambahkan, percepatan penanganan dapat dilakukan berkat dukungan Pemerintah Kota Cilegon yang menyediakan alat berat guna membantu proses pekerjaan di lapangan.

Sementara itu, Ketua RW 07 Kelurahan Cibeber Rusdiana Matlubi mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah dalam merespons keluhan masyarakat terkait banjir.

“Atas nama warga RW 07 kami mengucapkan terima kasih atas adanya pelebaran dan normalisasi sungai ini. Harapannya dampak banjir bisa diminimalisir sehingga masyarakat tidak lagi khawatir saat hujan deras,” katanya.

Ia memastikan masyarakat mendukung penuh proses normalisasi yang saat ini sedang berlangsung agar penanganan banjir di wilayah Cibeber dapat berjalan maksimal. (red)

flash info
Download Gambar