CILEGON – Istri Wakil Wali Kota Cilegon, Nur Kusuma Ngarasati atau Raras, mengajak kaum perempuan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Ajakan tersebut disampaikan Raras saat menjadi pembicara utama dalam Seminar "Pintar Saja Tidak Cukup" yang digelar Komunitas Sayang Cilegon di Aula Setda II Kota Cilegon, Jumat (13/6).
Kegiatan yang diinisiasi Komunitas Sayang Cilegon itu bertujuan memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda, agar mampu berkembang secara intelektual sekaligus memiliki karakter yang baik.
Founder Komunitas Sayang Cilegon, Adi Sudraja, mengatakan kolaborasi antara komunitas yang dipimpinnya dengan Raras merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis dan sosial masyarakat Kota Cilegon.
Menurutnya, kehadiran Raras yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kebudayaan diharapkan mampu memberikan inspirasi serta motivasi kepada masyarakat.
"Kehadiran Ibu Raras sebagai keynote speaker diharapkan dapat memberikan suntikan semangat, motivasi, serta masukan positif bagi masyarakat Cilegon, khususnya generasi muda dan kalangan ibu-ibu," kata Adi.
Sementara itu, Raras menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk membangun masyarakat yang maju.
Menurutnya, kemampuan akademik harus dibarengi dengan etika dan karakter yang baik.
"Pintar dan cerdas itu bukan hal yang utama kalau tidak dibarengi oleh etika," tegas Raras.
Raras mengakui bahwa rasa minder atau kurang percaya diri masih menjadi persoalan yang dialami banyak perempuan.
Kondisi tersebut, kata dia, perlu mendapatkan perhatian melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ia menilai masih banyak persoalan perempuan yang belum tersentuh, terutama saat menghadapi tekanan dalam situasi tertentu.
Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk membantu mengubah pola pikir serta memulihkan trauma yang dialami.
"Walaupun time will heal, saya yakin dengan semangat kolaborasi yang dihadirkan hari ini, kita bisa bersama-sama bertumbuh dan menyelesaikan luka-luka yang masih tersimpan dalam diri kita," pungkasnya. (red)
Pemerintah
| 12 June 2026
..