Kanal Fakta / Berita / Umum

Pelantikan KNPI Cilegon Ricuh, Mahasiswa Tuntut Penundaan dan Audit Kepengurusan

Lokal - 2025-12-09 21:20:00
Ditulis Oleh : Redaksi
Pelantikan KNPI Cilegon Ricuh, Mahasiswa Tuntut Penundaan dan Audit Kepengurusan

Ketua KNPI Kota Cilegon, Ari Irmawan saat ricuh dengan mahasiswa pada prosesi pelantikan

CILEGON — Pelantikan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon di Aula Dinas Kominfo Kota Cilegon, Sabtu (6/12/2025), berlangsung tegang setelah sejumlah mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) melontarkan protes keras di tengah acara. Ketegangan bahkan sempat membuat suasana nyaris ricuh.

Ketua Umum IMC, Ahmad Maki, menilai proses rekrutmen pengurus DPD KNPI Cilegon cacat prosedur dan tidak memenuhi prinsip representasi pemuda dan mahasiswa.

Menurutnya, ada dua syarat dasar pembentukan kepengurusan yang tidak terpenuhi, yaitu rekomendasi resmi dari unsur pemuda-mahasiswa serta keterlibatan figur pemuda yang memiliki kapasitas dan rekam jejak yang jelas.

“Sampai hari ini tidak jelas dari kelompok mana calon pengurus yang akan dilantik berasal. Tidak ada kejelasan dan tidak ada komunikasi publik,” katanya.

Ia mempertanyakan apakah komposisi pengurus yang disusun benar-benar mewakili pemuda-mahasiswa Cilegon, termasuk porsi perwakilan mahasiswa dalam struktur tersebut. Maki juga menilai proses rekrutmen yang tertutup justru memperlebar polarisasi dan bertentangan dengan semangat “KNPI Satu”.

“Proyek besar persatuan KNPI hanya omong kosong sehingga berubah menjadi kegagalan yang nyata,” ujarnya.

IMC menyampaikan lima tuntutan, di antaranya penundaan pelantikan, audit ulang komposisi pengurus, penghentian manuver politik yang menghambat penyatuan organisasi, serta permintaan agar Dinas Pemuda dan Olahraga menahan penyaluran hibah sebelum dualisme KNPI diselesaikan.

“Mahasiswa bukan pelengkap dan bukan penonton. Jika KNPI ingin berbicara tentang persatuan, mulai dulu dengan mempersatukan pemudanya secara adil dan berintegritas,” tegas Maki.

KNPI: Hanya Miskomunikasi, Situasi Terkendali

Menanggapi aksi protes tersebut, Ketua DPD KNPI Kota Cilegon, Ari Irmawan, menyampaikan bahwa dinamika yang muncul hanya disebabkan miskomunikasi internal. Ia memastikan situasi tetap kondusif dan dapat diselesaikan secara baik.

“Sebenarnya itu hanya miskomunikasi organisasi saja, tidak jadi atensi publik. Mungkin meluapkan kekecewaan pas pelantikan saya. Tapi semuanya bisa diredam, dan sudah disampaikan apa kebutuhan teman-teman serta apa yang bisa kami akomodir,” katanya.

Ari mengajak seluruh pemuda untuk tidak terjebak dalam polemik internal. Menurutnya, pemuda perlu fokus pada isu besar yang lebih substansial, terutama terkait kemandirian ekonomi.

“Kalau kita terlalu fokus pada isunya, malah jadi pandangan kurang baik. Pemuda harus fokus pada program ke depan, terutama kemandirian ekonomi. Komitmen kita adalah mendorong kemandirian ekonomi pemuda,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, KNPI tengah menjalin kerja sama dengan organisasi yang bergerak di sektor usaha seperti Kadin, HIPPI, dan HIPMI untuk membuka ruang pemberdayaan ekonomi.

Ari juga menyoroti tingginya angka pengangguran di Cilegon yang mencapai 7,48 persen.

“Melihat angka pengangguran sebesar itu, pemuda harus punya gerakan. Itu isu substansi yang harus kita pikirkan bersama,” tuturnya.

Ia memastikan struktur pengurus KNPI masih bersifat dinamis dan dapat diperbarui.

“Ke depan mungkin akan ada perekrutan kembali kepengurusan dan merombak bidang yang belum efektif. Kami siap mengakomodir teman-teman. Per hari ini sudah ada 20 OKP yang bergabung, lainnya masih proses,” ucapnya.

Ari juga menegaskan komitmennya untuk merangkul semua organisasi pemuda.

“Saya sendiri langsung menyampaikan undangan. Harapan saya teman-teman bergabung. Kita saling membutuhkan, ayo bersama,” ungkapnya.

Berita Terhangat
flash info
Download Gambar