Jakarta - Harga emas di pasar domestik dan global menunjukkan pergerakan yang dinamis pada awal Februari 2026. Di Indonesia, harga emas batangan Antam 24 karat per gram pada hari ini (4 Februari 2026) tercatat sekitar Rp2,95 juta per gram, setelah mengalami penurunan sekitar Rp81.000 dibandingkan kemarin. Sementara harga beli kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp2,71 juta per gram.
Penurunan harian ini terjadi di tengah fluktuasi harga emas dunia, yang sempat menunjukkan tekanan namun tetap mencerminkan minat investor terhadap logam mulia sebagai aset aman.
Jika dibandingkan dengan harga emas pada tanggal yang sama tahun lalu, data historis global menunjukkan bahwa rata-rata harga emas dunia pada 5 Februari 2025 sekitar US$2.869 per troy ounce (sekitar Rp2,9 juta/gram–Rp3,0 juta/gram tergantung kurs) menurut data pasar logam spot.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa, meskipun ada koreksi harian saat ini, harga emas tetap berada pada level yang relatif tinggi jika dibandingkan satu tahun lalu, mencerminkan tren naik jangka panjang logam mulia tersebut dalam setahun terakhir.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan, emas masih dipandang sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif aman dan stabil. Kenaikan harga emas secara tahunan menunjukkan bahwa logam mulia ini tetap diminati sebagai pelindung nilai (safe haven), baik untuk tujuan investasi jangka panjang maupun diversifikasi aset. Namun demikian, masyarakat tetap disarankan mencermati pergerakan harga dan menyesuaikan strategi pembelian emas dengan kondisi keuangan masing-masing. (red)
Pemerintah
| 30 January 2026
..