Kanal Fakta / Berita / Umum

Banjir Lumpuhkan Aktivitas Belajar di SD Masigit 1, Siswa Tetap Ambil MBG Pukul 09.00 WIB

Regional - 2026-01-13 14:52:00
Ditulis Oleh : Redaksi
Banjir Lumpuhkan Aktivitas Belajar di SD Masigit 1, Siswa Tetap Ambil MBG Pukul 09.00 WIB

Kondisi SD Masigit 1 Kota Cilegon, Selasa (13/1/2026).

CILEGON – Aktivitas belajar mengajar di SD Masigit 1 terganggu akibat banjir yang merendam lingkungan sekolah. Pada Selasa pagi, suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Tidak terdengar bunyi bel masuk kelas, sementara halaman depan sekolah hanya dipenuhi murid yang datang silih berganti untuk satu tujuan: menjemput Makan Bergizi Gratis (MBG) tepat pukul 09.00 WIB.

Genangan air memaksa pihak sekolah menghentikan pembelajaran tatap muka dan menggantinya dengan sistem daring. Meski demikian, program MBG tetap dijalankan dengan pola penyesuaian. Para siswa hanya datang sebentar ke sekolah untuk mengambil paket makanan, kemudian kembali ke rumah untuk melanjutkan pembelajaran secara daring.

Kepala Sekolah SD Masigit 1, Jajat, menegaskan bahwa keberlangsungan program MBG tetap menjadi prioritas meskipun kondisi sekolah belum memungkinkan untuk kegiatan belajar langsung.

“Program makan bergizi gratis tetap berlangsung, hanya pendistribusiannya dari pihak dapur diberikan berupa makanan kering, seperti susu, buah-buahan, roti, dan lainnya. Biasanya kan makanan basah, seperti nasi, ikan, sayur, dan menu empat sehat lima sempurna,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, pemilihan menu kering dilakukan demi menjaga kualitas dan keamanan makanan, terutama mengingat jumlah siswa yang cukup banyak.

“Saya konsultasi ke pihak dapur supaya jam 9 harus dibagikan, karena khawatir untuk 260 siswa kalau terlalu lama takut basi,” tuturnya.

Skema pembagian MBG ini membuat siswa datang sesuai jadwal, mengambil paket makanan di depan gerbang sekolah, lalu langsung pulang. Seluruh proses pembelajaran tetap berlangsung secara daring hingga kondisi banjir memungkinkan sekolah kembali dibuka.

Pola pendistribusian MBG tersebut telah diterapkan sejak Senin dan direncanakan berlangsung hingga Sabtu mendatang. Pihak sekolah berharap genangan air segera surut agar pembagian MBG bisa kembali dilakukan dalam bentuk makanan basah.

“Insyaallah kalau banjir sudah surut sebelum hari Sabtu, maka pembagian MBG bisa kembali dengan makanan basah,” ucapnya.

Program Makan Bergizi Gratis telah diterima SD Masigit 1 selama sekitar empat bulan terakhir. Di tengah keterbatasan akibat banjir, paket makanan yang dibawa pulang setiap pagi menjadi bentuk komitmen sekolah dalam menjaga pemenuhan gizi siswa meski aktivitas belajar belum sepenuhnya normal.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Cilegon, Suhanda, menyampaikan bahwa banjir sejak awal tahun 2026 telah berdampak pada sedikitnya lima sekolah dasar di Kota Cilegon, yakni SD Kedaleman 1, SD Kedaleman II, SD Kedaleman IV, SD Masigit 1, dan SD Panggungrawi. (MJ/red)

Berita Terhangat
flash info
Download Gambar