CILEGON — Jaringan Muda Indonesia (JMI) Kota Cilegon resmi menutup Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cilegon Cup 2026 yang digelar selama tiga hari di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Minggu 30 Agustus 2025 malam.
Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para pemenang. Total hadiah yang diberikan mencapai Rp15 juta, ditambah bonus dari KONI Kota Cilegon sebesar Rp1,5 juta.
Kepala Dispora Kota Cilegon Sakri Jasiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pertandingan dengan sportif.
“Pertama kami ucapkan terima kasih dan selamat kepada para pemenang yang sudah bertanding dengan sportif,” kata Sakri dalam sambutannya.
Menurutnya, kemenangan dalam turnamen tersebut harus menjadi awal bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan.
Ia berharap para pemenang tidak berhenti mengejar prestasi di tingkat Kota Cilegon, tetapi mampu melangkah hingga tingkat provinsi dan nasional.
“Ini menjadi awal mula untuk para pemenang agar lebih giat lagi. Jangan sampai puas di tingkat Cilegon, tetapi harus bisa juara di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Sakri juga berpesan kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati.
Menurutnya, kesempatan untuk berkembang masih terbuka selama para atlet mau terus belajar dan berlatih secara maksimal.
“Yang belum juara tentu waktunya masih panjang untuk terus belajar dan berlatih secara maksimal,” katanya.
Di sisi lain, Sakri mengingatkan para atlet muda agar tetap menjaga keseimbangan antara aktivitas esports dengan kesehatan fisik dan pendidikan.
“Mobile Legend itu olahraga tangan dan mata. Tentu kami harapkan adik-adik tetap berolahraga secara gerak,” ucapnya.
Sakri turut mengapresiasi JMI Kota Cilegon yang telah menginisiasi kegiatan tersebut bersama Esports Indonesia (ESI) Kota Cilegon.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Jaringan Muda Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan selama tiga hari ini, bekerja sama dengan Esports Indonesia Kota Cilegon,” katanya.
Ia menilai antusiasme peserta menunjukkan besarnya potensi esports di kalangan generasi muda Cilegon. Bahkan, menurut Sakri, jumlah peserta berpotensi jauh lebih besar apabila kuota pendaftaran tidak dibatasi.
“Luar biasa pesertanya membludak. Informasinya kalau tidak dibatasi pendaftarannya sampai ribuan. Memang luar biasa ini,” ujarnya.
Ketua JMI Kota Cilegon Rahmat Hidayatullah mengatakan, Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cilegon Cup 2026 menjadi salah satu event esports Mobile Legends dengan skala besar yang digelar di Kota Cilegon.
Menurut Rahmat, kegiatan tersebut tidak hanya mempertemukan tim-tim untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang esports.
“Ini salah satu event Mobile Legends terbesar di Kota Cilegon. Total peserta yang terlibat lebih dari 500 orang dari berbagai wilayah di Kota Cilegon,” kata Rahmat.
Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti pertandingan sejak babak awal hingga partai final.
Rahmat juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk Pemerintah Kota Cilegon, KONI Kota Cilegon, ESI Kota Cilegon, sponsor, serta seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor dan stakeholder yang telah memberikan dukungan. Tanpa kolaborasi dan dukungan semua pihak, kegiatan ini tentu tidak dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua ESI Kota Cilegon Malik Firdaus berharap turnamen tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan atlet-atlet esports potensial di Kota Cilegon.
“Kepada para atlet, kami berharap dari kejuaraan ini akan lahir atlet potensial yang dapat membanggakan Kota Cilegon di tingkat nasional,” kata Malik.
ESI Kota Cilegon juga meminta panitia menyerahkan data atlet yang dinilai memiliki potensi untuk selanjutnya masuk dalam proses pembinaan.
“Kami berharap juga kepada panitia, atlet dari kejuaraan ini dilaporkan kepada kami untuk dilakukan pembinaan tahun depan,” ujarnya.
Pemerintah
| 16 June 2026
..